16 Tim Ramaikan Babak Kualifikasi Nasional Piala Presiden eSport 2019

JawaPos.com – Ajang Piala Presiden eSport 2019 telah memasuki babak kualifikasi nasional. Nantinya sebanyak 16 tim akan bertanding untuk memperebutkan delapan slot pada partai final.

Berbeda dengan babak kualifikasi regional yang digelar sebelumnya, pada babak ini, tim yang akan berkompetisi bukanlah tim yang baru naik daun. Namun, tim-tim profesional papan atas, di antaranya seperti Rex Regum Qeon (RRQ), Evos Esport, dan lain sebagainya.

Nantinya tim peserta akan terbagi menjadi dua grup dan langsung berlaga selama dua hari, yakni pada 15 dan 22 Maret 2019. Pertandingan tersebut akan digelar di Studio Metro TV pada pukul 14.00 hingga 16.00

Nantinya 8 tim yang lolos dari babak kualifikasi nasional akan berhadapan dengan delapan tim regional dalam partai final Piala Presiden eSport 2019. Babak final akan digelar di Istora Senayan pada 30-31 Maret 2019.

Terkait hal itu, Giring Ganesha selaku Ketua Organizing Committee Piala Presiden eSport 2019 telah menyiapkan dua jenis tiket untuk babak final tersebut, yakni tiket harian dan terusan. Nantinya tiket hari pertama dijual dengan harga Rp 20.000. Sementara tiket hari kedua dijual Rp 30.000. Sedangkan tiket terusan akan dijual dengan harga Rp 40.000.

“Karena banyaknya permintaan, kami juga akan menjual merchandise dari Piala Presiden eSport 2019. Merchandise itu terdiri dari kaos, jersey, hoodie jaket sweater, topi, dan tas serut yang bisa dibeli di Blibli.com,” tuturnya, Selasa (11/3), di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta.

Dengan demikian, akan ada total 16 tim eSport yang terdiri dari delapan tim nasional dan delapan tim regional pada babak final nanti. Mereka semua akan disatukan untuk memperebutkan trofi juara.

Berikut tim-tim yang akan bertanding dalam babak kualifikasi nasional Piala Presiden eSport 2019:

Grup A
Boom id
Aerowolf
Alter Ego
Bigetron
PSG RRQ
XCN
NXL
Onic

Grup B
Evos Esport
Recca
SFI
PG Barrack
The Prime NND
Capcorn
Flash Wolves
Louvre Esport

Editor           : Edy Pramana
Reporter      : Bintang Rahmat