50 Pegawai Kemenpora jadi Korban Tsunami, Baru 28 yang Teridentifikasi

JawaPos.com – Sebanyak 50 orang rombongan Kemenpora yang tengah melaksanakan kegiatan pelatihan SDM turut menjadi korban saat tsunami menerjang Selat Sunda pada Sabtu (22/12) malam kemarin. 

Berdasarkan informasi sementara yang diterima JawaPos.com pada Minggu (23/12) petang, rombongan tersebut berasal dari unit Pusat Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kesehatan Olahraga Nasional (PPITKON). Rombongan itu berjumlah 50 orang itu terdiri dari Kepala PPITKON Edi Nurinda, satu orang kepala bidang, enam kepala sub bidang, dan 37 pegawai.

Mereka berangkat dari Kantor Kemenpora pada Jumat (21/12) lalu dengan menggunakan 2 bus dan beberapa mobil operasional, dan menginap di kawasan pantai Tanjung Lesung.

Tsunami Anyer, tsunami Selat Sunda, KemenporaGrafis Kejuaraan Tsunami Selat Sunda (Kokoh Praba Wardani/JawaPos.com)

Sekretaris Menpora Gatot S Dewabroto membenarkan bahwa dari seluruh korban tersebut ada satu orang yang meninggal dunia. Dari informasi yang diperoleh Gatot, korban adalah seorang wanita bernama Sri Hartini yang merupakan seorang pemijat.

“Beberapa orang mengalami luka berat, termasuk Kepala PPITKON. Ada empat orang yang belum ditemukan, dan ada yang luka-luka ringan juga,” ujar Gatot.

Gatot mengatakan, saat ini para korban dirawat di beberapa tempat, diantaranya RS Pandeglang dan Klinik Cikadu. Dari 50 korban, baru 28 yang sudah berhasil terdata di dua lokasi tersebut. Lokasi Kepala PPITKON Edi Nurinda dan korban meninggal Sri Hartini hingga berita ini diturunkan belum diketahui lebih lanjut.

Berikut data sementara korban-korban selamat dari musibah tersebut:

Rumah Sakit Pandeglang:
1. Ernawaty
2. Abdul Rakim
3. Nurlaila
4. Adi Kurniadi
5. Hasibullah
7. Khairunnisa
8. M. Hafiz

Klinil Cikadu:
1. Surya
2. Jumardi
3. Asafarudin
4. Reynold
5. Fathulullah
6. Hasby
7. Upi
8. Maulana
9. Yana
10. Didi
11. Syarif
12. Sundari
13. Yuli
14. Yosita
15. Lucia Irma
16. Nurmadimah
17. Sunyi
18. Royah
19. Anggi
20. Shinta

Editor      : Banu Adikara
Reporter : (mat/JPC)