Atlet e-Sports Putri Ini Sering Disangka SPG

JawaPos.com – Perempuan seringkali dianggap remeh jika berkecimpung di bidang yang umumnya digeluti kaum Adam, termasuk bermain game. Atlet e-Sports putri Indonesia Monica Carolina adalah salah satunya.

Gamer berjuluk Nixia ini menceritakan bahwa ia kerap kali dicibir oleh para laki-laki karena menekuni game sebagai jalan hidupnya. “Dulu sering diremehkan karena banyak orang yang ngomong, ‘Ini apaan sih cewek ikutan main game‘. Padahal kan esensinya kalau ikut turnamen ingin menang dan setiap tim e-Sports impiannya berprestasi dan dapat sponsor,” ujar Monica yang bergelut di game genre first person shooter Overwatch ini, Selasa (22/1).

Ketekunan Monica dalam menjadi atlet e-Sports akhirnya membuahkan hasil. Bersama tim besutannya NXA Ladies, Monica akhirnya berhasil memenangkan beberapa turnamen dan mendapatkan sponsor.

Setelah mendapatkan sponsor, diskriminasi gender rupanya belum usai. Ia kerap kali disangka sales promotion girl sponsor tertentu oleh para lawan laki-lakinya di beberapa turnamen.

“Saat itu aku dibilang SPG saat akhirnya disponsorin. Kasarnya karena cewek yang memakai (jersey sponsor, Red) langsung dicap SPG,” ungkapnya.

Meski demikian, Monica tidak lantas patah semangat. Bersama timnya, ia tetap berkonsentrasi menekuni olahraga permainan digital tersebut sembari terus memerangi stereotip gender yang mengatakan wanita tidak cocok main game.

“Awalnya kita mulai tanpa sponsor dengan modal sendiri, tapi setelah berprestasi kami dapat penghasilan dari sponsor. Dengan bangga kita bisa pasang logo sponsor di jersey kita,” kenangnya.

Editor           : Banu Adikara
Reporter      : Bintang Rahmat