Belajar dari Piala Dunia, Eko Yuli Akan Persiapkan Diri Lebih Baik

JawaPos.com – Lifter putra Indonesia Eko Yuli Irawan tidak ingin terbuai euforia terlalu lama usai menjuarai Piala Dunia Angkat Berat 2019 di Fuzhou, Tiongkok. Eko mengaku masih harus terus memperbaiki diri demi lolos kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020.

Mengalungkan medali emas setelah membuat total angkatan 297 kilogram (kg) dari 136 kg snatch dan 161 kg clean and jerk, Eko yang turun di kelas 61 kg itu sadar hasil tersebut bukan angkatan terbaiknya jika dibandingkan dengan Kejuaraan Dunia Angkat Berat 2018 (317 kg) dan Asian Games 2018 (311 kg).

“Buat evaluasi ke depan yang pasti harus mempersiapkan diri lebih matang lagi. Hasilnya harus bisa lebih baik di setiap pertandingan karena ini sudah menjelang Olimpiade,” kata Eko saat dihubungi, Minggu (24/2).

Tak cuma itu, Eko menuturkan bahwa dirinya juga harus terus menjaga bobot tubuhnya. Untuk diketahui, Eko tadinya merupakan lifter di kelas 62 kg. Namun, adanya pembaharuan aturan dari Federasi Angkat Berat Dunia membuat Eko harus menurunkan bobot tubuhnya lantaran kelas 62 kg kini telah diubah menjadi 61 kg.

Menjalani pertandingan kelas 62 kg terakhir di Asian Games 2018, Eko pun lantas dituntut melakukan diet agar bobot badannya menurun. Beruntung, Eko tidak mengalami kendala apapun.

“Tentang berat badan sih alhamdulillah tidak ada kendala. Sudah diet pas persiapan. Intinya persiapan tetap harus lebih cukup dari Piala Dunia kemarin. Karena kalau persiapan cukup, angkatan akan lebih baik,” paparnya.

Editor           : Banu Adikara
Reporter      : Isa Bustomi