Catatan Waktu Menurun, Zohri Fokus Perbaiki Langkah Awal

JawaPos.com – Sprinter muda Indonesia, Lalu Muhammad Zohri akan menggenjot persiapan untuk tampil di kualifikasi Olimpiade 2020. Kendati catatan waktu 10,20 detik berhasil membawanya meraih medali emas dalam Kejuaraan Atletik 1st Malaysia Open Grand Prix 2019, namun itu menurun dari yang pernah diraih dalam Kejuaraan Dunia Junior di Finlandia yakni 10,18 detik.

Menurut Zohri, penurunan tersebut lantaran teknis star block yang masih kalah cepat. Hal itu yang membuat dirinya melakukan evaluasi.

“Tidak ada masalah dengan kondisi berat badan atau lainnya, itu karena saya masih ketinggalan star block,” ujar Zohri saat ditemui di kawasan Ragunan, Jakarta.

Diungkapkannya kekurangan dalam langkah awal tersebut karena lokasi lintasan yang berbeda. Jika di Indonesia kekurangan pada star block sudah berhasil diatasinya.

Zohri memang tertinggal dalam langkah awal di kejuaraan yang berlangsung di Kuala Lumpur beberapa waktu lalu. Tentu itu menjadi evaluasi menjelang kejuaraan lainnya yang akan diikuti.

“Mungkin karena saya sudah pernah bertanding di beberapa negara. Star block di Indonesia berbeda dan saya merasakan kekurangannya. Kalau di Indonesia sudah biasa,” sambungnya.

Menurut Zohri, kekurangan itu juga diakui betul oleh Pelatih PB PASI, Eni Nuraeni yang langsung berkonsultasi dengan pelatih atletik asal Amerika Serikat, Harry Mara. Ke depan Zohri akan lebih banyak berlatih langkah awal untuk tampil di Kejuaraan Asia di Doha pada akhir April mendatang.

“Paling saya benahi pada star block. Bagaimana cara memperbaiki biar lebih bagus lagi dari kemarin. Pelatih minta cuma latihan star block saja dan diulang-ulang,” tutup Zohri.