Cuma Mempertandingkan Mobile Legends, Ini Alasan Giring Ganesha

JawaPos.com – Mobile Legends menjadi satu-satunya nomor yang dipertandingkan di Piala Presiden e-Sports 2019. Ketua IESPL (Indonesia E-Sport Premier Leaguage) Giring Ganesha punya alasan sendiri ihwal penentuan tersebut. 

Tidak dapat dipungkiri, salah satu penyebab banyaknya orang tua tidak menyetujui anaknya terjun ke dalam dunia e-Sports adalah konten yang tersedia dalam game yang dipertandingkan. Tidak sedikit game yang beredar di pasaran dan digandrungi saat ini memiliki unsur kekerasan.

Mobile Legends pun sebetulnya tidak luput dari unsur kekerasan. Adanya pertarungan dalam game tersebut sudah cukup mewakili unsur kekerasan yang selama ini ditentang oleh banyak orang. Namun, Giring justru melihat sebaliknya.

Mantan vokalis band Nidji itu menilai, Mobile Legends masih dapat dimainkan dalam kompetisi Piala Presiden e-Sports karena pertarungan di dalamnya jauh dari realita kehidupan nyata.

“Kita ingin berikan tontonan yg bukan hanya menyenangkan, tapi juga ingin sosialiasi bahwa e-Sports sekarang sudah beda. Ini bukan hanya sekedar main game atau mempertontonkan kekerasan. Oleh sebab itu kita memilih Mobile Legends yang sifatnya fantasi,” kata Giring, Minggu (24/2).

Giring menambahkan, hal itu pula yang menjadikan dia berani untuk menampilkan kompetisi ini ke layar kaca. Dia yakin Mobile Legends tidak akan membahayakan atau menginspirasi orang untuk memraktikkan kekerasan dalam keseharian.

Pemilihan Mobile Legends sebagai cabang yang dipertandingkan di Piala Presiden e-Sports 2019 pun tidak sembarangan. “Kami sangat memilih. Itu sudah didiskusikan dengan empat Kementerian,” kata Giring lagi.

Untuk diketahui, Mobile Legends merupakan salah satu game mobile bergenre MOBA (Multiplayer Online Battle Arena). Dalam game itu terdapat dua tim yang saling bermusuhan. Tiap tim memiliki lima pemain yang akan saling bertarung untuk meraih kemenangan.

Editor           : Banu Adikara
Reporter      : Bintang Rahmat