Dana Urung Cair, Kemenpora Tegaskan Lagi Cabor Harus Kirim Data Detail

JawaPos.com – Pelaksana Tugas (Plt) Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Chandra Bhakti kembali menegaskan bahwa para cabang olahraga (cabor) harus mengirimkan data dengan detail dalam proposal pengajuan dana pelatnas SEA Games 2019. Semakin lengkap data yang diberikan, semakin cepat proses pencairan dana dilakukan.

Untuk diketahui, sampai dengan saat ini Kemenpora belum mencarikan dana pelatnas SEA Games 2019 untuk sejumlah cabor. Hal ini dikarenakan Kemenpora masih melakukan proses verifikasi proposal yang dikirimkan para cabor. Dari 20 proposal diterima, baru cabor angkat berat dan bulu tangkis yang sudah selesai diverifikasi.

Chandra sendiri meninta para cabor lain untuk belajar oleh dua cabor tersebut. Menurut Chandra, angkat berat dan bulu tangkis bisa lebih dulu selesai diverifikasi karena mereka memberikan rincian data yang paling lengkap, mulai dari jumlah atlet, rincian turnamen, dan biaya yang dibutuhkan.

Kendala yang dialami cabor lain, kata Chandra, adalah mereka hanya mengirimkan data secara garis besar sehingga Kemenpora harus melakukan cross check lebih lama. Chandra mengatakan, semua pengurus cabor semestinya sudah mendapatkan pembekalan ihwal pengajuan anggaran.

“Memang suka ada problem lain. Misalnya di cabor A terjadi pergantian pengurus, sehingga yang ikut pembekalan anggaran kemarin tidak ikut bantu lagi di cabor itu,” kata Chandra di kantor Kemenpora, Senin (18/2).

Mengenai batas pencairan dana, Chandra mengatakan bahwa pihaknya sampai saat ini belum memberikan batas waktu. Pasalnya, ada beberapa cabor yang masih mengikuti turnamen dan kompetisi antar klub yang membuat para pemainnya belum memungkinkan didata dan dipanggil ke timnas.

“(Kapan waktu, Red) Cair itu tergantung cabor. Misal cabang e-Sports. Itu cabor baru. Mereka bilang akan masukan proposal pada bulan Mei karena para atletnya masih mengikuti kejuaraan. Begitu juga di sepak bola, voli, dan basket yang para pemainnya masih ada di klub-klub,” tutupnya.

Editor           : Banu Adikara
Reporter      : Isa Bustomi