Eko Yuli juga Pertanyakan Realisasi Bonus Rumah Asian Games 2018

JawaPos.com – Lifter putra andalan Indonesia Eko Yuli Irawan masih mempertanyakan realisasi bonus rumah yang merupakan haknya sebagai peraih medali emas Asian Games 2018. Eko berencana akan bertanya lebih lanjut ke pihak Kemenpora soal hal tersebut.

Eko berhasil membuat bendera Merah Putih berkibar di tiang tertinggi saat meraih medali emas di Asian Games 2018. Eko mengalungkan medali emas di kelas 62 kg setelah membuat total angkatan 311 kg dengan rincian 141 kg snatch dan 170 kg clean and jerk. Indonesia sendiri berhasil memboyong total 31 medali emas di multi-event terbesar di Asia tersebut.

Sama seperti para atlet peraih medali emas lainnya, Eko Yuli baru menerima bonus uang tunai Rp 1,5 miliar. Dua bonus lainnya, yakni sebuah rumah dan status sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), belum ada kabar lebih lanjut.

“Yang belum jelas adalah soal bonus rumah. Kalau uang alhamdulillah sudah terima,” paparnya, Selasa (12/2).

Eko menuturkan, ia dan para atlet lain punya hak untuk mengetahui proses pemberian bonus rumah dan status PNS tersebut, mengingat Asian Games 2018 sudah rampung lima bulan lalu.

“Soal rumah nanti saya mau tanyakan lagi (ke Kemenpora, Red) mekanismenya seperti apa. Kalau uang bonus sih belum saya pakai. Sejauh ini baru saya tabung saja,” tutupnya.

Editor           : Banu Adikara
Reporter      : Isa Bustomi