Fadli Rindu Dunia Balap Motor

JawaPos.com – Atlet para balap sepeda putra Indonesia Muhammad Fadli Imamuddin mengaku rindu untuk kembali mengaspal di atas kuda besi. Mantan pembalap motor nasional itu mengaku rindu dengan dunia yang membesarkan namanya tersebut.

Sebelum jauh menjadi pembalap sepeda yang mengharumkan nama Indonesia di Asian Para Games 2018 lalu, Fadli merupakan pembalap motor andalan Indonesia. Namun karirnya di dunia balap motor harus berakhir setelah mengalami kecelakaan parah di Asia Road Racing Championship 2015 yang berlangsung di Sirkuit Sentul, Bogor. Kaki kirinya harus diamputasi.

Meski demikian, Fadli rupanya tidak mengalami trauma. Ia bahkan mengaku rindu setengah mati untuk bisa balap motor lagi. Ia bahkan mengaku masih menyempatkan dirinya berlatih sepeda motor ketika waktunya sedang senggang.

“Kangen sekali buat balap motor. Saya sih sampai sekarang masih latihan selama itu tidak mengganggu jadwal latihan saya (sebagai atlet balap sepeda, Red),” ujar Fadli, Senin (8/4).

Rasa rindu Fadli akan dunia balap motor kian membuncah saat mendengar bakal digelarnya ajang balap nomor satu dunia MotoGP di Mandalika, Nusa Tenggara Barat, Indonesia pada 2021 nanti. Fadli mengatakan, jika hal tersebut betul terealisasi, ia harus menjajal sirkuit di Mandalika.

“Pengen banget coba Sirkuit Mandalika nanti. Saya harus merasakan bagaimana speed-nya di sana,” sambungnya.

Seperti diketahui, Sirkuit Mandalika rencananya akan dibangun pada September 2019 mendatang. Lintasan balap yang terletak di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika itu akan digunakan sebagai venue MotoGP Indonesia 2021 mendatang.

Indonesia Tourism Development Coporation (ITDC) selaku pemegang lisensi MotoGP Indonesia menargetkan pembangunan sirkuit dengan panjang lintasan 4,32 kilometer dan 18 tikungan itu selesai pada tahun 2020.