Game Sering Disebut Sumber Pengaruh Buruk, Ini Kata Yudi Kurniawan

JawaPos.com – Atlet e-Sports putra Indonesia Yudi Kurniawan tidak setuju dengan opini khalayak umum yang masih menilai game membawa pengaruh negatif kepada para pemainnya. Menggeluti game genre first person shooter seperti Counter Strike dan game sejenis, Yudi tidak merasa bahwa cabang yang ia geluti tersebut menjadi sumber kekerasan.

“Menurut saya itu tergantung individu masing-masing, karena ini hanyalah sebuah game. Kita menilai secara profesional saja. Game itu keras atau tidak itu tergantung pandangan masing-masing. Kalau dari saya pribadi, saya tidak setuju,” kata Yudi.

Dari kaca mata Yudi, ia justru melihat bahwa game membawa pengaruh positif dalam hidupnya. “Secara nggak langsung game itu dapat menaikkan mentalitas dan kehidupan sosial orang. Itu sih yang justru saya rasakan,” ujar Yudi.

Peran keluarga dan lingkungan sekitar dinilai lebih berperan dalam membentuyk karakter dan perangai seseorang ketimbang game. Selama dia seorang gamer namun dibekali pendidikan mendasar yang baik, Yudi meyakini semuanya akan baik-baik saja.

“Itu balik lagi ke gamer-nya sendiri dan juga pendidikan di keluarganya. Kalau keluarganya hanya cuek saja, ya dampaknya jadi negatif. Namun kalau mental keluarga sudah bagus maka nggak akan memberikan efek. Mau main game yang brutal sekalipun nggak akan ngaruh. Sebaliknya justru dapat menjadikan pembelajaran. Apalagi jika games tersebut memiliki alur cerita yang bagus,” tutupnya.

Editor           : Banu Adikara
Reporter      : Bintang Rahmat