NPC Gelar Kejurnas, Persiapkan Atlet untuk Ajang APG

JawaPos.com- National Paralympic Committe (NPC) Indonesia mengadakan kejuaraan nasional (Kejurnas) untuk lima cabang olahraga, yakni bulu tangkis, panahan, tenis kursi, voli duduk dan goalball. Sedikitnya ada 156 atlet yang akan bertarung dalam Kejurnas tersebut. Event olahraga itu akan dumulai besok (13/12) hingga Minggu mendatang (16/12).

Presiden NPC Indonesia Senny Marbun mengungkapkan, Kejurnas kali ini salah satunya bertujuan untuk pencarian bibit unggul  yang akan bertanding dalam Asean Para Games (APG) 2019. APG sendiri akan dihelat di Filipina.

“Hanya ada lima cabor yang akan dipertandingkan dalam Kejurnas kali ini. Salah satu tujuannya adalah untuk mencari bibit baru guna persiapan pada kejuaraan lain. Salah satunya di Filipina mendatang,” terang Senny kepada JawaPos.com, Rabu (12/12).

Kejurnas akan diikuti sebanyak 156 atlet dari 17 provinsi di Indonesia. Mulai dari Jawa, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ), Kalimantan, Sumatera, Bali, Nusa Tenggara Barat ( NTB) dan juga Provinsi lainnya. Sedangkan untuk jumlah official yang akan terlibat dalam Kejurnas sebanyak 82 orang.

“Nanti setelah Kejurnas akan dilakukan Pelatnas pada awal tahun 2019 mendatang. Dan hasil ini akan menjadi acuan dalam pemilihan atlet yang bisa mengikuti Pelatnas,” katanya.

Akan tetapi, tidak semua atlet yang berhasil keluar sebagai juara bisa masuk ke dalam Pelatnas. Nantinya, untuk pemilihan atlet yang masuk dalam Pelatnas mengikuti standar yang sudah ditentukan. Mengingat, nantinya ada limit yang harus diterapkan untuk memenuhi standar yang ditetapkan.

“Atlet yang tidak punya limit, tidak bisa masuk Pelatnas. Selama ini banyak atlet yang belum mengerti soal itu. Mereka beranggapan kalau sudah jadi juara bisa mengikuti Pelatnas. Belum tentu seperti itu. Kalau tidak memenuhi standar yang diinginkan NPC tidak akan dipanggil,” tandasnya.

Editor      : Dida Tenola
Reporter : (apl/JPC)