PB PABBSI: Pengganti Yuni Belum Ada

JawaPos.com Pengurus Besar Persatuan Angkat Berat dan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABBSI) mengakui tidak mudah mencari pengganti lifter Sri Wahyuni untuk berpartisipasi di Olimpiade Tokyo 2020. Sosok yang bisa menggantikannya ikut kualifikasi pun hingga saat ini belum bisa ditentukan.

Nama Yuni dicoret dari skuad kualifikasi Olimpiade 2020 lantaran lifter kelas 49 kg itu tengah berbadan dua setelah satu bulan pernikahannya. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PB PABBSI Alamsyah Wijaya mengatakan bahwa saat ini, mencari pengganti Yuni adalah PR terbesar mereka. 

“Ini PR juga buat kami. Belum tau (pengganti Yuni, Red) sampai saat ini. Karena tidak gampang buat mencari penganti. Semuanya perlu proses,” kata Alamsyah saat dihubungi, Senin (4/2).

Menurut Alamsyah, dengan diskusinya bersama pelatih, sudah ada beberapa nama yang dibidik untuk mengisi posisi Yuni. “Saya sudah koordinasi juga dengan Dirja (pelatih timnas angkat berat Indonesia, Red). Sudah kita bicarakan beberapa kemungkinan stragtegi. Cuma masih harus dilihat juga, beres atau nggak penggantinya ini,” kata Alamsyah.

Di sisi lain, Alamsyah mengakui bahwa performa Yuni sebelum ia menikah pun sudah mengalami penurunan. Yuni hanya bisa mendapatkan medali perak di Asian Games 2018 dari target awal medali emas. Teranyar, peraih medali perak Olimpiade Rio de Janeiro 2016 itu hanya mampu masuk urutan delapan besar pada pertandingan kualifikasi pertama di Kejuaraan Dunia 2018 tempo lalu.

Berkaca dari hal tersebut, Alamsyah menuturkan pihaknya saat ini tidak mau berharap terlalu banyak untuk meraup medali di kelas 49 kg. Ia hanya mau fokus meloloskan para atletnya ke Olimpiade.

“Kita juga tidak terlalu banyak berharap. Tapi saya pikir kita tetap harus melakukan yang terbaik. Kami nggak bisa prediksi apa-apa saat ini, cuma bisa lakukan yang terbaik,” tutupnya.

Editor           : Banu Adikara
Reporter      : Isa Bustomi