Prabowo Subianto Sebut Asian Games 2018 Pemborosan, Ini Kata Kemenpora

JawaPos.com – Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Gatot Dewa Broto menanggapi pernyataan Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto yang menyebut penyelenggaraan Asian Games 2018 lalu sebagai pemborosan. Menurut Gatot, penyelenggaraan multi-event empat tahunan terbesar di Asia itu justru menguntungkan.

Gatot menjelaskan, keuntungan tersebut didapatkan dari adanya renovasi beberapa venue menjadi kualitas kelas dunia seperti Jakarta International Velodrome (JIV) dan Jakarta International Equestrian Park (JIEP). Disebut Gatot, dua venue tersebut kini telah direkomendasikan untuk menjadi tempat latihan dan penyelenggaraan event balap sepeda dan berkuda level internasional.

Venue yang dipakai untuk Asian Games 2018 kemarin saat ini tak menjadi beban ekonomi, tapi justru menjadi profit center, artinya menguntungkan,” ujar Gatot, Jumat (1/3).

Gatot menjelaskan bahwa keputusan Indonesia mengambil alih statis tuan rumah Asian Games 2018 dari Vietnam tentu sudah dipertimbangkan masak-masak termasuk dari perhitungan ekonomi. Rekomendasi Komite Olimpiade Asia (OCA) yang meminta Indonesia untuk meminimalisir pembangunan venue baru disebut Gatot bisa menjadi bukti nyata.

“Lihatkan Gelora Bung Karno (GBK) tidak dibangun baru, hanya renovasi. Intinya kan itu sudah penghematan luar biasa. Kalaupun ada yang dibangun baru, itu karena keadaan dan itu tak mayoritas,” sambung Gatot.

Sebagaimana diketahui, Prabowo dalam acara dialog silahturahmi bersama komunitas kesehatan di Hotel Bidakara, Jakarta pada Kamis (28/2) kemarin mengaku sempat tidak setuju dengan penyelenggaraan Asian Games 2018. Ia menilai penyelenggaraan Asian Games 2018 sama saja dengan pemborosan anggaran negara.

Ketua Umum Partai Gerindra itu juga memuji keputusan Vietnam menolak menjadi tuan rumah penyelenggaraan Asian Games 2018. Prabowo menilai, Vietnam lebih mementingkan sisi pertumbuhan ekonomi, pelayanan rumah sakit dan pertaniannya ketimbang menyelenggarakan Asian Games 2018.

Editor           : Banu Adikara
Reporter      : Isa Bustomi