Squash DKI Jakarta Butuh Lapangan Baru

JawaPos.com – KONI DKI Jakarta meminta Pemprov DKI Jakarta untuk membangun lapangan squash baru. Wakil Ketua Umum KONI DKI Jakarta Gede Sarjana menuturkan bahwa saat ini hanya ada satu lokasi latihan squash di Jakarta, yakni di GOR Squash Rawamangun, Jakarta Timur.

Gede menjelaskan bahwa di GOR tersebut hanya ada dua lapangan squash. Sementara, lapangan squash yang berada di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan saat ini sudah dibongkar karena lahannya dipakai untuk pembangunan MRT Jakarta.

“Dulu kita punya lapangan di Lebak Bulus, tapi dibongkar total. Sekarang penggantinya tidak ada. Sebaiknya dibangun lagi yang baru. Lahan DKI kan banyak,” ujar Gede, Senin (8/4).

Menurut Gede, para atlet squash DKI Jakarta tentu akan kesulitan menjalani latihan jika hanya bergantung pada dua lapangan squash di GOR Squash Rawamangun. “Mereka bisa pindah ke daerah lain nanti karena di Jakarta fasilitas latihannya kurang baik,” ujar Gede.

Sementara itu, Kepala Pembinaan Prestasi PSI Pengprov DKI Nuryanto mengakui bahwa keterbatasan lapangan menjadi kendala sendiri, khususnya dalam pembinaan pemain muda.

Nuryanto menjelaskan, saat ini latihan squash DKI Jakarta dibagi menjadi tiga divisi yang berlatih di hari dan jam yang berbeda. Divisi tiga dan dua menjalani latihan setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat sementara divisi satu setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu.

“Ada 16 sampai 20 anak yang berlatih di satu divisi. Agak kesulitan membaginya karena lapangan terbatas,” ujar Nuryanto.