Sukses Jadi Tarzan, Agung Siap Jadi Black Panther

JawaPos.com – Penampilan spesial tengah disiapkan Gregorius Agung Iswarabawa jelang keikutsertaannya dalam Aerobic Gymnastics Open 2019 Slovakia, 6-9 April. Atlet senam aerobik asal DKI Jakarta itu akan menyajikan gerakan dengan mengadopsi salah satu film produksi Marvel Studios, Black Panther.

Agung mengaku, ia memilih tema tersebut karena banyaknya gerakan tarian yang eksplosif dalam film Black Panther. Tak hanya dari sudut gerakan, penyajian kostum juga akan bertemakan Black Panther. Bedanya, Agung tak menggunakan kostum berbahan vibranium.

Dia mengungkapkan keputusan tema itu dipilih dari inisiatifnya. Langkah itu juga sebagai upaya melanjutkan tema film Tarzan pada musim lalu. Tema itu juga yang membawanya meraih medali emas dalam Kalingrad Open Cup 2018 Rusia. 

“Untuk kali ini tidak terlalu over, sekarang standar. Tapi tetap akan menyajikan koreografi yang menawan, karena banyak pose-pose ala Black Panther,” ujar Agung usai latihan di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (20/3).

Agung dijadwalkan akan berangkat menuju Slovakia pada 2 April mendatang. Selama di sana, dia akan didampingi oleh pelatihnya, Fahmy Fachrezzy. Dalam kejuaraan series tersebut, seluruh atlet top dunia akan ambil bagian. Faktor ini menjadi tantangan tersendiri bagi Agung.

“Targetnya hanya mendapatkan ranking terbaik saja,” kata Agung.

Sementara itu, Fahmy mengungkapkan pemilihan tema bukan menjadi faktor utama. Melainkan lebih memksimalkan grafik performa yang terus mengalami peningkatan dari musim lalu yang merangkum dua prestasi sekaligus, yakni emas Kalingrad Open Cup 2018 Rusia dan penampilan terbaik di Klaipeda Open Cup 2018 Lithuania.

“Soal tema itu hanya sekadar bonus saja, tapi lebih spesifik ke grafik. Power sekarang bagus dan penampilannya lebih tenang,” ungkap Fahmy.

Kendati mengalami peningkatan performa, Fahmy tetap tak ingin membebani target besar. “Di Slovakia setiap bulan ada kejuaraan, di Indonesia kan jarang. Kecuali kalau TC lama di sana bisa memasang target besar. Jadi tunggu saja hasilnya,” katanya.

Editor           : Banu Adikara
Reporter      : Acmad Nasrudin Yahya