Tim Estafet Tidak Pasang Target di Kejuaraan Atletik Asia 2019

JawaPos.com – Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) tidak memasang target apapun kepada tim estafet 4×100 meter dalam Kejuaraan Atletik Asia 2019 yang berlangsung di Doha, Qatar, pada 21-14 April. Hal ini dikarenakan dua dari empat pelari yang akan mentas nanti adalah pelari baru.

Seperti diketahui, tim estafet putra Indonesia sebelumnya diperkuat oleh Lalu Mohammad Zohri, Muhammad Fadlin, Eko Rimbawan, dan Bayu Kartanegara. Keempatnya sukses membuat merah putih berkibar di Asian Games 2018 dengan meraih medali perak.

Usai Asian Games 2018, Fadlin yang memasuki usia 29 tahun memutuskan untuk pensiun menyusul Yaspi Bobi yang juga diistirahatkan dari dunia atletik. Keduanya digantikan oleh Muhammad Bisma Diwa dan Joko Kuncoro Adi. Dua pemain inilah yang nantinya akan tampil di Doha bersama Zohri dan lainnya.

“Karena Fadlin dan Bobi sudah tidak ada, kami tidak pasang target apapun,” ujar pelatih atletik Indonesia Eni Nuraini, Selasa (16/4).

Meski sudah menjalani latihan selama tiga bulan, Eni merasa waktu tersebut belumlah cukup. Mereka masih kerap melakukan kesalahan dalam proses pemindahan tongkat.

“Persiapannya juga baru 2-3 bulan, sangat riskan. Estafet itu butuh waktu lama latihannya, terutama buat pemindahan tongkat. Tim ini masih masa transisi,” sambungnya.

Tidak adanya target di Doha nanti juga dipengaruhi dengan minimnya latihan Zohri yang baru saja menjalani Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

“Zohri juga baru selesai ujian, jadi latihannya agak tidak maksimal,” tutup Eni.