Turun di Malaysia Open Grand Prix 2019, Zohri Waspadai Tuan Rumah

JawaPos.com – Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) mengirim sprinter Lalu Muhammad Zohri dalam kejuraaan Malaysia Open Grand Prix 2019 yang akan berlangsung pada 30-31 Maret. Zohri bakal mendapat banyak tantangan dari atlet tuan rumah.

Pelatih atletik Indonesia Eni Nuraini menuturkan, salah satu calon pesaing terberat Zohri adalah pelari Malaysia Russel Nasir Taib yang baru saja membuat rekor baru dalam ajang Queensland Track Classic di Australia. Pada event yang berlangsung pada 23 Maret kemarin, Russel berhasil menempati tempat kedua dengan catatan waktu 20,77 detik. Hasil itu sekaligus memperbaiki catatan rekor pribadinya di angka 22,94 detik.

Meski demikian, kata Eni, ia belum mendapat kepastian Russel bakal turun atau tidak. Pasalnya, rekor tersebut ia raih di nomor lari 200 meter. Jika sampai turun, maka Russel bisa menjadi ancaman buat Zohri.

“Russel itu kan sprinter nomor 200 meter, sementara Zohri di nomor 100 meter. Kita belum tahu dia bakal turun juga atau tidak,” sambungnya.

Dalam persiapan latihan yang dilakukan sejak November, Eni mengatakan bahwa Zohri masih belum bisa lebih cepat dari catatan waktu terbaiknya saat menjuarai kejuaraan dunia atletik u-20 tahun lalu di Tampere, Finlandia. Zohri kala itu finis dengan catatan waktu 10,18 detik.

“Kemarin Februari 2019 kita coba lagi, catatan tercepat Zohri 10,19 detik,” tutup Eni.

Malaysia Open Grand Prix 2019 sendiri merupakan salah satu turnamen untuk mengumpulkan poin Olimpiade Tokyo 2020. Berdasarkan catatan International Association of Athletics Federation (IAAF) 2019, Zohri kini berada di ranking 68. Untuk lolos ke Olimpiade, ia harus berada di peringkat 56 besar untuk nomor perorangan.

Editor           : Banu Adikara
Reporter      : Isa Bustomi