Vamos Mataram Juarai PFL 2019

JawaPos.com – Vamos Mataram FC berhasil menjadi juara Pro Futsal League (PFL) 2019 setelah menang 6-5 atas Black Steel Manokwari di Gelanggang Olahraga (GOR) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Minggu (31/3).

Vamos Mataram membuka keunggulan saat laga baru berjalan 4 menit melalui Syahidansyah Lubis. Namun hanya dalam waktu 2 menit skor sama kuat menjadi 1-1 setelah salah seorang pemain Blacksteel, Samuel Eko Putra mencetak gol.

Jual beli serangan terus terjadi. Vamos Mataram menutup laga di paruh pertama dengan keunggulan 3-1. Tambahan dua gol disumbangkan oleh Ali Abedin.

Pertandingan semakin sengit pada babak kedua. Black Steel memperkecil ketinggalannya pada menit 23 melalui Ardiansyah. Namun Vamos terus menjauh setelah pada menit 27, Dennis Guna Bawana kembali mengubah skor menjadi 4-2.

Black Steel yang terus menekan, kembali mengejar ketertinggalannya. Kali ini melalui sepakan dari Rio Pangestu Putra pada menit 28. Selang 2 menit, Vamos ganti membalas lewat Mohamad Obay Hasan membuat skor menjadi 5-3.

Jelang 5 menit terakhir, Black Steel menyamakan kedudukannya menjadi 5-5 berkat gol dari sepakan penalti Jetsada dan gol Ardiansyah Nur. Namun Vamos berhasil memastikan kemenangannya usai mendapatkan hadiah penalti pada menit 39 karena salah seorang pemain lawan dianggap melakukan handball. Nandi Sumawijaya sang eksekutor berhasil melakukannya tugasnya dengan baik membuat skor menjadi 6-5.

Pelatih Vamos Mataram FC Reza Fallahzadeh mengatakan, tak ada rahasia dalam menghadapi Black Steel. Kemenangan yang diraih, menurutnya karena adanya perubahan strategi yang diterapkan tim.

“Tidak ada rahasia. Vamos sudah 2 tahun melakukan perubahan taktik. Menggunakan futsal modern,” katanya, Minggu (31/3).

Sementara, Pelatih Black Steel Manokwari, Yori Van Der Torren mengakui kualitas Vamos dalam laga tersebut. “Strategi mereka bagus. Vamos layak menang dan menjadi juara,” katanya.

Walau demikian, Yori mengaku sedikit kecewa dengan kepemimpinan wasit. Keputusan wasit memberikan tendangan penalti untuk lawan saat kedudukan 5-5 membuat semuanya berubah.

“Babak kedua saya pikir kami sangat dominan. Saya yakin kami menang pertandingan saat skor 5-5, Vamos mulai capek. Tapi salah satu keputusan wasit yang mengubah semua,” katanya.

Kemenangan yang diraih Vamos Mataram membuat mereka menjadi juara PFL untuk yang ketiga kalinya. 

Editor           : Banu Adikara
Reporter      : Ridho Hidayat